Catatan KWN 9 Januari 2012

PERANAN PERS DALAM MASYARAKAT DEMOKRASI

1.    Pengertian Pers.
    Pers Berasal dari bahasa Belanda Yaitu “Persen”. Dalam Bahasa Inggris yaitu “Press” (menekan). Kata menekan dirujuk pada mesin cetak kuno yang ditekan di atas kertas yang menghasilkan huruf, akhirnya pers disebut media cetak.
    Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) pers memiliki makna yang beragam, diantaranya :
a.    Usaha Percetakan atau penerbitan.
b.    Usaha mengumpulkan dan menyiarkan berita.

c.    Penyiaran berita melalui surat kabar, majalah dan radio.
d.    Orang yang bekerja pada penyiaran berita.
e.    Medium penyiar berita.
    Menurut Undang-undang no.40 tahun 1999 Pers adalah :

    “Lembaga Sosial dan wahana komunikasi masa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yanag mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyebarkan informasi, baik melalui tulisan, gambar, suara, data, dan grafik maupun dalam bentuk lain dengan menggunakan media cetak dan elektronik."

    Dari defenisi di atas pers memiliki 2 arti :
1)    Dalam arti luas pers merujuk pada lembaga sosial yang melakukan kegiatan jurnalistik dalam masyarakat.
2)    Dalam arti sempit pers merujuk pda wahana atau media komunikasi masa, baik cetak maupun elektronik.


2.    Wahana  Komunikasi Masa.
    Wahana Komunikasi Masa ada 2 Jenis :
1)    Media Masa Elektronik.
    Media masa yang menyajikan informasi dengan cara mengirimkan informasi melalui media elektonik, yang terdiri dari :
a.    Radio (RRI, Radio Republik indonesia).
    Radio berkembang di Indonesia tanggal 11 September 1945. Di zaman perjuangan radio memiliki peranan penting dalam mempertahankan kemerdekaan melawan Belanda pada masa Soekarno, sedangkan pada masa Suharto radio digunakan untuk sarana mempromosikan stabilitas nasional dan propaganda orde baru, sedangkan zaman sekarang radio juga memerankan peranan penting karena bisa menjangkau masyarakat pedesaan dalam hal parpol. Di indonesia ada ± 1200 stasiun swasta dan 53 stasiun RRI dan ada sedikitnya 17 jaringan.
b.    Televisi.
    Televisi mulai berkembang di Indonesia tahun 90an, menurut survey tahun 1998 tercatat 49 juta rumah memiliki tv, sedangkan pada tahun 2002-2005 sudah 90% penduduk indonesia memiliki tv, dan pada tahun 2010 ada 218 stasiun dan 50 jaringan tv.
c.    Internet.
    Internet adalah media masa yang baru dikenal tahun 90an, setelah menyebarnya ISP (Internet Service Provider) tahun 1994 yang diiringi oleh PT.Indonet atau Asosiasi Penyebar Jaringan Internet Indonesia. Internet sudah berkembang dengan menjamurnya warnet tahun 2003 sampai sekarang.

0 komentar:

free counters